GUBUG PR SEBAGAI MEDIA MENINGKATAN SEMANGAT BELAJAR ANAK SD DI MASA BELAJAR DARI RUMAH (BDR)

  • Satya Irawatiningrum Universitas PGRI Ronggolawe
  • Nibrosu Rohid
Keywords: gubug PR, semangat belajar, BDR

Abstract

Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang melanda sejumlah negara dan telah megakibatkan  korban jiwa, pemerintah Republik Indonesia mengambil kebijakan untuk meniadakan  proses belajar mengajar di kelas atau tatap muka. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengeluarkan surat edaran Mendikbud RI yang berisi himbauan kepada kepala provinsi untuk memberlakukan pembelajaran secara daring (online) atau belajar dari rumah (BDR). Pada awalnya, orang tua merasa baik-baik saja ketika dilakukan pembelajaran dari rumah (BDR). Namun, ketika sistem ini berjalan selama sebulan, menurut survey orang tua mengeluh merasa keberatan jika mereka terus–menerus menjadi guru di rumah. Tim pengusul akan membantu pembelajaran di rumah melalui Gubug PR, yaitu program membantu mengerjakan PR bagi anak-anak SD di salah satu gubug yang ada di wilayah RT 01 RW 05 Kelurahan Karang Kecamatan Semanding, Tuban. Anak-anak ini akan dibantu oleh para mahasiswa yang ada di lingkungan mereka, yang saat ini juga melaksankan pembelajaran secara daring. Mahasiswa-mahasiswa ini ada yang kuliah di Kota Tuban atau luar Kota Tuban. Dengan bantuan relawan mahasiswa ini, permasalahan mengerjakan PR bagi anak-anak bisa terselesaikan, tanpa orang tua harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memberikan les privat bagi anak-anaknya.

References

[1] https://www.kemdikbud.go.id/, diakses tanggal 21 Februari 2021
[2] http://ditpsd.kemdikbud.go.id, diakses tanggal 21 Februari 2021
[3] https://www.batukita.com, diakses tanggal 22 Februari 2021
Published
2021-08-28
How to Cite
Irawatiningrum, S., & Rohid, N. (2021). GUBUG PR SEBAGAI MEDIA MENINGKATAN SEMANGAT BELAJAR ANAK SD DI MASA BELAJAR DARI RUMAH (BDR) . Prosiding SNasPPM, 6(1), 282-286. Retrieved from http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/1019