STUDI AKTIVITAS SOSIAL RUSA BAWEAN (Axis kuhli) BETINA DALAM PENANGKARAN EX SITU MAHARANI ZOO & GOA LAMONGAN (MAZOLA)

Authors

  • Fathul Abib Universitas pgri ronggolawe unirow tuban
  • Riska Andriani Universitas PGRI Ronggolawe

Keywords:

aktivitas sosial, rusa bawean, mazola

Abstract

Rusa Bawean (Axis kuhli) merupakan salah satu dari empat spesies rusa yang ada di Indonesia. Salah satu penangkaran Rusa Bawean yang ada di Jawa Timur adalah Maharani zoo dan Goa Lamongan (Mazola). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi umum populasi dan aktivitas sosial Rusa Bawean (Axis kuhli) betina di Kawasan Maharani Zoo dan Goa Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan time sampling yang merupakan pengamatan dengan menunjukkan kekerapan suatu perilaku dari rusa bawean. Populasi kelompok rusa bawean diketahui berdasarkan pengamatan langsung dan wawancara berjumlah lima belas individu, dengan struktur umur dari populasi Rusa Bawean di Kawasan Kebun Binatang Maharani Zoo dan Goa Lamongan secara keseluruhan diketahui terdiri dari lima ekor rusa jantan dewasa, empat ekor rusa betina dewasa, tiga ekor rusa remaja dan tiga ekor anakan. Komposisi jenis kelamin populasi rusa bawean secara keseluruhan yang di dominasi oleh betina dewasa dengan jumlah empat ekor dan diketahui paling sedikit yaitu terdiri dari tiga ekor anakan dan tiga ekor rusa remaja. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas sosial rusa bawean (Axis kuhli) betina dewasa yaitu menggerombol, berkelahi untuk merebutkan makanan, dan juga menyusui anakannya. Sedangkan rusa bawean betina remaja bersifat agresif ketika berinteraksi dengan manusia, dan perilaku sosial rusa bawean betina yang anakan menunjukan perilaku merumput (grazing).

References

Aziizalita, S. U. (2018). Analisa Kekerabatan Rusa Bawean (Axis Kuhlii) Di Taman Safari Indonesia Ii Prigen Berdasarkan Sekuen Gen Cyt-B Dengan Metode Polymerase Chain Reaction. Skripsi. Brawijaya Malang.

Djuwantoko, D., & Purnomo, D. W. (2019). Penentuan Pakan Rusa Bawean dengan Analisis Kotoran, di Pulau Bawean. Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 13(3), 175-181.

Dhamasta, M. F. D., & Andriani, R. (2021). Perilaku Rusa Tutul (Axis Axis) Berdasarkan Kelompok Usia Dalam Konservasi Ex Situ Mazola. Prosiding SNasPPM, 6(1), 308-312.

Gusmalinda, R., Dewi, B. S., & Masruri, N. W. (2018). Perilaku Sosial Rusa Sambar (Cervus unicolor) dan Rusa Totol (Axis axis) di Kandang Penangkaran PT. Gunung Madu Plantations Lampung Tengah (Social Behavior of Sambar Deer (Cervus unicolor) and Spotted Deer (Axis axis) in Gunung Madu Plantations Inc. Sanctuary Lampung Tengah). Jurnal Sylva Lestari, 6(1), 74-84

Gruwier B. John d V, and Kris K. (2015). Exploration of the taxonomy of some Pleistocene Cervini (Mammalia, Artiodactyla, Cervidae) from Java and Sumatra (Indonesia): a geometric- and linear morphometric approach. Quaternary Science Reviews 119, 35-53

Harsilowati, A., Samsudewa, D., & Ondho, Y. S. (2014). Hubungan Hormon Testosteron Tubuh Dengan Morfometri Ranggah Velvet Rusa Timor (Rusa Timorensis). In Prosiding Seminar Nasional Ruminasia 2014." Membangun Dasar Peternakan Tropis Berwawasan Lingkungan Menuju Jaman Keemasan". (pp. 6-12). Universitas Diponegoro.

Hilabi, A., & Prabowo, H. (2019). Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem. https://doi.org/10.31219/osf.io/yx357

Lee, G.H. 2012. “comparing the relative benefitsof grooming contact and fullcontact fairing for laboratory housed adult female macaca fascicularis” Aplied animal behavior science. 137:157-165.

Mondoringin, G.H. Wungow, Rita S.H. Joice J.I. Rompas. 2016. Identifikasi Tingkah Alpha Male Monyet Hitam (Macaca Nigra) Di Cagar Alam Tangkoko.Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado.Vol. 36 No. 1 : 95 –104

Munir, D. A., Karim, H. A., & Rosdayanti, A. (2019). Perilaku interaksi sosial monyet hitam dare (Macacamauraschinz, 1825) di taman wisata alam lejja Kabupaten Soppeng. Jurnal penelitian kehutanan bonita, 1(2), 31-40.

Rahmawati, M. A., Restiadi, T. I., Srianto, P., & Lestari, T. D. (2021). Deteksi Tingkat Kesuburan Rusa Bawean ( Axis kuhlii ) Betina Melalui Metabolit Steroid Feses. 4(1), 84–90. ttps://doi.org/10.20473/ jmv.vol4.iss1.2021.84-90

Risdiyansyah, R., Harianto, S. P., & Nurcahyani, N. (2014). Studi populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Pulau Condong Darat Desa Rangai Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Sylva Lestari, 2(1), 41-48.

Semiadi, G., Duckworth, J.W. , and Timmins, R. (2015). Axis kuhlii. The IUCN Red List of Threatened Species 2015: e.T2447A73071875. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2015- 2.RLTS.T2447A73071875.en

Sofyan, I., & Setiawan, A. (2018). Studi Perilaku Harian Rusa Timor (Cervus Timorensis) Di Penangkaran Rusa Tahura Wan Abdul Rachman. Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati, 5(1), 67–76. https://doi.org/10.23960/jbekh.v5i1.59

Widodo, F. H., Bahri, S., & Sakya, A. E. (2021). Metode dan Kajian Sumber Daya Hayati dan Lingkungan (1 ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Additional Files

Published

2023-01-26

How to Cite

Abib, F., & Andriani, R. (2023). STUDI AKTIVITAS SOSIAL RUSA BAWEAN (Axis kuhli) BETINA DALAM PENANGKARAN EX SITU MAHARANI ZOO & GOA LAMONGAN (MAZOLA) . Prosiding SNasPPM, 7(2), 1204–1208. Retrieved from http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/1292