PEMANFAATAN BARANG BEKAS RUMAH TANGGA SEBAGAI TEMPAT PENANAMAN SECARA HIDROPINIK DI DESA DERMAWUHARJO KECAMATAN GRABAGAN KABUPATEN TUBAN

  • Imas Cintamulya Universitas PGRI Ronggolawe
  • Tabitha Sri Hartati Wulandari Universitas PGRI Ronggolawe
  • Lilik Mawartiningsih Universitas PGRI Ronggolawe
  • Ali Mustofa Universitas PGRI Ronggolawe
Keywords: pemanfaatan barang bekas, pembuatan tanaman hidroponik, desa Dermawuharjo

Abstract

Pengetahuan tentang pemanfaatan barang bekas Rumah Tangga pada umumnya sudah dimiliki masyarakat Desa Dermawuharjo Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban. Namun sebagian masyarakat Dermawuharjo belum menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam memanfaatkan barang bekas Rumah Tangga untuk hal yang bernilai ekonomis.  Hasil survei menunjukkan bahwa mereka belum memfaatkan barang bekas Rumah Tangga menjadi hal yang bernilai ekonomis, dengan salah satu alasan sulitnya air pada waktu musim kemarau di daerah tersebut. Untuk itu diperlukan pendidikan dan pelatihan mengenai pemanfaatan barang bekas Rumah Tangga sebagai tempat penanaman tanaman secara hidroponik, sebagai upaya untuk meningkatkan nilai ekonomis barang bekas Rumah Tangga pada daerah yang sulit air. Tujuannya adalah;1) untuk melihat adanya peningkatan pengetahuan masyarakat desa Dermawuharjo dalam memanfaatkan barang bekas Rumah Tangga menjadi bernilai ekonomis, 2) untuk melihat keterampilan masyarakat dalam membuat barang bekas rumah tangga menjadi tempat bertanaman secara hidroponik. Metode yang dilakukan adalah Pendidikan Berbasis Masyarakat melalui Pendidikan dan Pelatihan. Hasil Pendidikan dan Pelatihan menunjukkan bahwa; 1) Rata-rata 25,97% dari peserta mengalami peningkatan pengetahuan, 2) Rata-rata 95,54% dari peserta memiliki keterampilan mengenai langkah-langkah memanfaatkan barang bekas rumah tangga menjadi hal yang bernilai ekonomis dengan hidroponik.

References

[1] Treftz, C., Omaye, S.T. 2015. Comparison between hydroponic and soil systems for growing strawberries in a greenhouse. Int. J. Agr. Ext. Vol. 3.No.3: 195-200.
[2] Barbosa, G.L, Gadelha, F.D.A., Kublik, N., Proctor, A., .Reichelm, L., Weissinger. E., Wohlleb, G.M., Halde, R.U., 2015. Comparison of land, water, and energy requirements of lettuce grown using hydroponic vs. conventional agricultural methods. Int. J. Environ. Res. Public Health 12:6879-6891; doi:0.3390/ijerph 1206 06879.
[3] Roidah, I.S. 2014. Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO. Vol. 1.No.2: 43-49.
[4] Hadi, M.F., Darwin, R., Widiarsih, D., Hidayat, M., Murialti, M., dan Asnawi, M. 2017, Pemanfaatan Barang-Barang Bekas Yang Bernilai Ekonomi Bagi Peningkatan Produktivitas Jiwa Entrepreneur Ibu Rumah Tangga Rt.01/Rw.12 Desa Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir, Jurnal Pengabdian Untuk Mu negeRI. Vol. 2, No. 1: 42-47
Published
2019-09-21
How to Cite
Cintamulya, I., Tabitha Sri Hartati Wulandari, Lilik Mawartiningsih, & Ali Mustofa. (2019). PEMANFAATAN BARANG BEKAS RUMAH TANGGA SEBAGAI TEMPAT PENANAMAN SECARA HIDROPINIK DI DESA DERMAWUHARJO KECAMATAN GRABAGAN KABUPATEN TUBAN. Prosiding SNasPPM, 4(1), 240-245. Retrieved from http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/249