VALIDITAS PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING

  • Siti Ratnasari UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE TUBAN
  • Imas Cintamulya Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Keywords: validitas, petunjuk praktikum elektronik, berpikir kritis, problem based learning

Abstract

Pendekataan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dapat melalui Problem Based Learning. Tujuan dalam penelitian ini adalah  untuk: 1)mendesain petunjuk praktikum elektronik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui problem based learning yang valid dan 2) mendeskripsikan validitas petunjuk praktikum elektronik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui problem based learning yang didesain. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model pengembangan ADDIE, yang meliputi 5 tahapan yaitu,  analisis (analysis), desain (design), validitas (developmnet), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Namun dalam penelitian ini hanya sampai validitas karena keterbatasan dalam penelitian. Kriteria penilaian validitas meliputi kelayakan isi, sistematika, kegrafisan, dan bahasa. Data validitas petunjuk praktikum elektonik ini diperoleh dari hasil penilaian validator. Hasil penelitian bahwa rata rata yang diproleh pada aspek kelayakan isi sebesar 77,78%, rata rata pada aspek kelayakan sitematika sebesar 75%, rata rata pada aspek kelayakan kegrafisan sebesar 80%, rata rata pada aspek kelayakan bahasa sebesar 75%. Presentase keseluruhan dari Petunjuk praktikum elektronik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui problem based learning  adalah 77% dengan kategori valid karena presentase nilai skor di atas 70%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa petunjuk praktikum elektronik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model Problem Based Learning yang didesain telah memenuhi kriteria kevalidan

References

[1] I. Nasrulloh and A. Ismail, “Analisis Kebutuhan Pembelajaran Berbasis Ict,” J. Petik, vol. 3, no. 1, p. 28, 2018, doi: 10.31980/jpetik.v3i1.355.
[2] K. Wiyono, “Pengembangan Model Pembelajaran Fisika Berbasis ICT Pada Implmentasi Kurikulum 2013,” J. Inov. Pembelajaran Fis., vol. 2, 2015.
[3] W. Syafii and R. M. Yasin, “Problem solving skills and learning achievements through problem-based module in teaching and learning biology in high school,” Asian Soc. Sci., vol. 9, no. 12 SPL ISSUE, pp. 220–228, 2013, doi: 10.5539/ass.v9n12p220.
[4] I. D. Lestari, “Peranan Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Information And Communication Technology (ICT) Di SDN RRI Cisalak,” SAP (Susunan Artik. Pendidikan), vol. 3, no. 2, pp. 137–142, 2018, doi: 10.30998/sap.v3i2.3033.
[5] H. Sofyan and K. Komariah, “Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Di Smk,” J. Pendidik. Vokasi, vol. 6, no. 3, p. 260, 2016, doi: 10.21831/jpv.v6i3.11275.
[6] S. Wahyuni, “Pengembangan petunjuk praktikum ipa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa smp,” no. 37, pp. 196–203, 2014.
[7] B. B. Yazar Soyadı, “Creative and Critical Thinking Skills in Problem-based Learning Environments,” J. Gift. Educ. Creat., vol. 2, no. 2, pp. 71–71, 2015, doi: 10.18200/jgedc.2015214253.
[8] D. A. Fajarianingtyas, J. N. Hidayat, and U. Wiraraja, “Validitas buku petunjuk praktikum biologi dasar berbasis pemecahan masalah untuk mahasiswa pendidikan ipa di universitas wiraraja,” vol. 9, no. 2, pp. 37–45, 2018.
[9] S. Rahmadani, J. -, and L. Zulkifli, “Pengembangan Petunjuk Praktikum Biologi Dan Instrumen Penilaian Kinerja Praktikum Berbasis Model Pembelajaran Kooperatif Dan Efektivitasnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sma/Ma Kelas Xi,” J. Penelit. Pendidik. IPA, vol. 1, no. 2, pp. 0–12, 2017, doi: 10.29303/jppipa.v1i2.13.
[10] U. Khairunnufus, “Pengembangan Modul Praktikum Kimia Berbasis Problem Based Learning Untuk Kelas XI SMA,” Photosynthetica, vol. 2, no. 1, pp. 1–13, 2018.
[11] I. Arifah, A. Maftukhin, and S. D. Fatmaryanti, “Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum Berbasis Guided Inquiry Untuk Mengopimalkan Hands On,” Radiasi, vol. 5, no. 1, pp. 24–28, 2014.
[12] T. Titin and Y. Yokhebed, “Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah (Problem Solving) Calon Guru Biologi Melalui Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal,” J. Pendidik. Mat. dan IPA, vol. 9, no. 1, p. 77, 2018, doi: 10.26418/jpmipa.v9i1.23701.
[13] A. D. Lesmono, F. S, and S. Wahyuni, “Pengembangan Petunjuk Praktikum Fisika Berbasis Laboratorium Virtual (Virtual Laboratory) Pada Pembelajaran Fisika di SMP/MTs,” J. Pembelajaran Fis., vol. 1, no. 3, pp. 272–277, 2012.
[14] Riduwan, “Skala Pengukuran Variabel Variabel Penelitian,” Alf. Bandung, 2012.
[15] F. Chan and H. Budiono, “Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum IPA Berbasis Learning Cycle Bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar,” J. Gentala Pendidik. Dasar, vol. 4, no. 2, pp. 166–175, 2019, doi: 10.22437/gentala.v4i2.7919.
[16] R. Fitriani, “Pengembangan Penuntun Praktikum Berorientasi Gambar Pada Materi Jaringan Untuk Kelas VII SM,” 2015.
Published
2021-08-28
How to Cite
Ratnasari, S., & Cintamulya, I. (2021). VALIDITAS PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING. Prosiding SNasPPM, 6(1), 579-585. Retrieved from http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/568