DAMPAK PEMBUANGAN LIMBAH TAPIOKA TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI KECING DI DESA NGEMPLAK KIDUL PATI

Studi Kasus di Desa Ngemplak Kidul Pati

  • Nita Zulaifah Universitas PGRI Ronggolawe
  • Ummu Rosyidah Universitas PGRI Ronggolawe
  • Riska Andriani Universitas PGRI Ronggolawe
Keywords: kualitas air, sungai kecing

Abstract

Limbah yang di hasilkan dari kegiatan industri berpotensi menjadi bahan pencemar bagi lingkungan. Seperti pada Desa Ngemplak Kidul Kabupaten Pati yang merupakan desa terdampak dari kegiatan industri tapioka. Hal ini, karena lokasi kegiatan industri tersebut berada di desa tersebut. Limbah yang di buang di Desa Ngemplak Kidul Kabupaten Pati yang tepatnya di Sungai Kecing tersebut berdampak terhadap kehidupan biota sekitar. Dimana sungai tersebut tidak bisa di tinggali oleh mahluk hidup sebagaimana mestinya. Disamping itu limbah cair industri tepung tapioka sangat mengganggu aktivitas warga karena mengeluarkan bau yang kecing. Oleh karena itu diperlukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pola sebaran limbah yang di hasilkan oleh industri tapioka di perairan Sungai Kecing Desa Ngemplak Kidul Kabupaten Pati. Penentuan sampel penelitian berada pada 3 (tiga) titik lokasi, yaitu bagian hulu, tengah, dan hilir yang merupakan tempat pembuangan limbah cair industri tapioka. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan baku mutu kualitas air. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa hasil uji parameter limbah cair industri pengelolahan tepung tapioka terjadi penurunan kualitas air sungai yang menyebabkan kematian ikan dan biota perairan lainnya. Sedangkan hasil dari uji kualitas air melebihi batas ambang baku mutu air limbah.

References

[1] R. Andriani and Hartini, “No Title,” SainHealth, vol. 1, no. 2, pp. 83–91, 2017.
[2] W. Wardana, Dampak Pencemaran Lingkungan. Penerbit Andi : Yogyakarta. Yogyakarta: Andi, 2004.
[3] P. M. L. Hidup and R. Indonesia, “Tentang Baku Mutu Limbah,” 2014.
[4] E. Salahuddin, Fandeli Chafid Sugiharto, “Kajian Pencemaran Lingkungan Di Tambak Udang Delta Mahakam,” Ilmu Lingkung., vol. 2, no. 1, pp. 1–70, 2012.
[5] Rahmatul, Avief, Nonot, and Siti, “Produksi biogas dari limbah cair industri tepung tapioka dengan reaktor anaerobik 3.000 liter berdistributor,” J. Tek. Pomits, vol. 2, no. 1, pp. 2337–3539, 2013.
[6] Djarwanti, “Aplikasi Pengolahan Air Limbah Industri Tapioka dengan Sistem ABR dan UAF,” Teknol. Pencegah. Pencemaran, vol. 6, no. 1, pp. 29–34, 2015.
[7] B. Haryanto and L. Ayu, “Dampak Pembuangan Limbah Tapioka Terhadap Kualitas Air Tambak di Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati,” Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya, 2016.
[8] Sumiyati, “Kualitas Nata de Cassava Limbah Cair Tapioka dengan Penambahan Gula Pasir dan Lama Fermentasi yang Berbeda Surakarta,” Universitas Muhammadiyah, 2009.
[9] & P. Rahmaningsih, Andriani, “No Title,” Vet. World, vol. 14, no. 6, pp. 1480–1486, 2021.
[10] Djarwanti, “No Title,” J. Ris. Teknol. Pencegah. Pencemaran Ind., vol. 6, no. 1, pp. 29–34, 2015.
[11] H. A. Y. Indarriyanto, “Uji Lc50-96 Limbah Cair Industri Tapioka Dan Pengaruhnya Terhadap Struktur Mikroanatomi Branchia Ikan Nila (Oreochromis niloticus),” Universitas Sebelas Maret, 2017.
[12] Atmojo, Bachtiar, Radjasa, and Sabdono, “Kandungan Koprostanol dan Bakteri Coliform Pada Lingkungan Perairan Sungai, Muara, dan Pantai di Banjir Kanal Timur, Semarang Pada Monsun Timur,” Ilmu Kelaut. Indones. J. Mar. Sci., vol. 9, no. 1, pp. 54–60, 2012.
[13] Wahyuadi, “Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Industri Penyamakan Kulit,” 1996.
[14] Priambodo and Indaryanto, “Perancangan Unit Instalasi Pengolahan Air Minum Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember,” J. Tek. ITS, vol. 6, no. 1, 2017.
[15] P. Siska, “Kinerja Pengolahan Limbah Effluent Biogas dari Limbah Cair Industri Tapioka dengan Kolam Eceng gondok (eichornia crassipes (mart) solms) di pd. Semangat jaya – Lampung Selatan,” Universitas Sebelas Maret, 2017.
[16] Swittoku, “Persyaratan Kualitas Air minum Berdasarkan WHO (online),” 2019.
Published
2021-08-28
How to Cite
Zulaifah, N., Rosyidah, U., & Andriani, R. (2021). DAMPAK PEMBUANGAN LIMBAH TAPIOKA TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI KECING DI DESA NGEMPLAK KIDUL PATI. Prosiding SNasPPM, 6(1), 331-334. Retrieved from http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/609