Optimization of the Utilization of 3B Bukersiracang as an Alternative Natural Purifier of Batik Color Waste

  • Salma Auliya Yoviska
  • Anggun Winata
  • Putri Amifalahiya Iqlima
  • Hana Dwi Andayani
Keywords: Type your keywords here, separated by semicolons

Abstract

Tuban is a small town in the East Java which is famous for its batik gedog industrial. The production center of batik gedog is located in Kerek Subdistrict. From the batik-making process, it produces liquid waste from coloring process. Batik coloring waste that’s disposed of directly without being processed can cause pollution. One of the solution is making natural purifier. The purpose of this research is to treat batik waste in Kerek, so it doesn’t endanger the environment in its disposal. Based on this problem, the authors made purifier from siwalan fibers (Borrassus flabellifer), corncobs (Zea mays), peanut shells (Arachis hypogae), moringa seeds (Moringa oleifera), and other materials. This research was conducted by interviewing one of the batik employees in Kerek who used to dispose of batik dyeing waste on the ground. The method used is experimental and documentation. Based on the results of the study, it is known that siwalan fibers, corncob, peanut shells, moringa seeds, gravel, charcoal, and stones can be used as the alternative to natural purifier batik dye waste. This is because these materials have the property of absorbing. The result is the waste from the batik dyeing that is clearer and safer for further disposal.

References

Amir M. HT. 2017. Kebijakan Ekonomi Kreatif Berbasis Industri Kerajinan Unggulan Dalam Upaya Mengangkat Kearifan Lokal Kabupaten Tuban. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 11(2), 157-169.

Anggraini, W. D. 2018. Uji Potensi Penggunaan Serabut Kelapa Sebagai Karbon Aktif Dalam Penurunan Logam Berat (Cr) Dalam Limbah Cair Industri Batik (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Apriyani, N. 2018. Industri batik: kandungan limbah cair dan metode pengolahannya. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 3(1), 21-29.

Arif, M. B. S. 2008. PENGARUH PAPARAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) TERHADAP DAYA HANTAR LISTRIK MINUMAN ISOTONIK.

Aslamiah, S. S., Yulianti, E., & Jannah, A. 2013. Aktivitas Koagulasi Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera L.) dalam Larutan NaCl terhadap Limbah Cair IPAL PT. ALCHEMY, 2(3), 178-183.

Departemen Kesehatan (2017). Peraturan Menteri Kesehatan R.I No: 32/ MENKES/PER/V/2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan. Jakarta.

Dewati, Retno. 2010. Kinetika Reaksi Pembuatan Asam Oksalat dari Sabut Siwalan dengan Oksidator H2O2. Surabaya: Teknik Kimia FTI-UPNV Jawa Timur. Jurnal Penelitian Ilmu Teknik Vol. 10, No. 1, 29-37.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan Cetakan Kelima. Yogjakarta : Kanisius.

Fachry, Puji, A., Tri, G., P. 2013. Pembuatan Bioetanol dari Limbah Tongkol Jagung Dengan Variasi Konsentrasi Asam Klorida dan Waktu Fermentasi. Jurnal Teknik Kimia, 19(1), 12-20.

Hidayati, F. C. 2016. Pemurnian Minyak Goreng Bekas Pakai (Jelantah) dengan Menggunakan Arang Bonggol Jagung. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 1(2), 67-70.

Ihsanto, E., & Hidayat, S. 2014. Rancang Bangun Sistem Pengukuran pH Meter dengan Menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno. Jurnal teknologi elektro, 5(3), 142372.

Irmayana, I., Hadisantoso, E. P., & Isnaini, S. 2017. Pemanfaatan Biji Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Koagulan Alternatif dalam Proses Penjernihan Limbah Cair Industri Tekstil Kulit. Jurnal Istek, 10(2).

Murniati, T. 2015. Batik dengan Metode Elektrolisis Konsentrasi Logam Berat. Jurnal Batik, 2(1), 77-83.

Nafiah, R. 2016. Kinetika adsorpsi Pb (II) dengan adsorben arang aktif dari sabut siwalan. Jurnal farmasi Sains dan praktis, 1(2), 28-35.

Ninggar, R. D., Santoso, W. Y. 2014. KAJIAN YURIDIS TENTANG PENGENDALIAN LIMBAH BATIK DI KOTA YOGYAKARTA (Skripsi, Universitas Gadjah Mada).

Nugroho, B. A., Miswadi, S. S., & Santosa, N. B. 2014. Penggunaan serbuk biji kelor untuk menurunkan kadar Pb, kekeruhan dan intensitas warna. Indonesian Journal of Chemical Science, 3(3).

Pratiwi, D. I., Harijanto, A., & Prastowo, S. H. B. 2019. Analisis Hubungan Daya Hantar Listrik dengan Total Dissolved Solid (TDS) pada Air Minum Isi Ulang di Sekitar Kampus Universitas Jember. FKIP e-PROCEEDING, 4(1), 271-274.

Putranto, T. T., & Alexander, K. 2017. Aplikasi Geospasial Menggunakan ARCGIS 10.3 Dalam Pembuatan Peta Daya Hantar Listrik di Cekungan Airtanah
Sumowono. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 14(1), 15-23.

Rengga, W. D. P., Harianingsih, H., Erwanto, A., & Cahyono, B. 2019. Kesetimbangan Adsorpsi Isotermal Logam Pb Dan Cr Pada Limbah Batik Menggunakan Adsorben Tongkol Jagung (Zea Mays). Journal of Chemical Process Engineering, 4(2), 56-62.

Sagita, W. P., & Ciptandi, F. 2020. Pengembangan Batik Gedog Tuban Dengan Teknik Ikat Celup Untuk Menciptakan Bentuk Visual Baru Dengan Motif Kontemporer. eProceedings of Art & Design, 7(2), 3170-3184.

Sihotang, M.BA. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : PT. Pradnya Paramita.

Windasari, R., 2009, Adsorpsi Zat Warna Tekstil Direct Blue 86 oleh Kulit Kacang Tanah, Skripsi, Jurusan Kimia FMIPA UNNES, Semarang.

Wrida, S. M. 2018. Efektivitas Karbon Aktif Serbuk Biji Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Penurunan Kadar Kadmium (Cd) Pada Limbah Cair Batik (Studi Pada Industri Batik UD. Pakem Sari Sumberpakem Kabupaten Jember).
Published
2021-07-30