STUDI KESESUAIAN BAKU MUTU LIMBAH CAIR HASIL OLAHAN IPAL TPI DI IPPP CAMPUREJO GRESIK
Keywords:
IPAL, Limbah , TPI, Pelabuhan PerikananAbstract
Pelabuhan perikanan memiliki peran penting dalam industri perikanan, khususnya sebagai pusat aktivitas pendaratan ikan, pengolahan, dan distribusi hasil tangkapan. Kebersihan lingkungan laut sangat berpengaruh bagi masyarakat nelayan dan juga ekosistem yang ada di perairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis tingkat efektivitas IPAL di Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IPPP) Campurejo Gresik dalam menurunkan kadar pencemar (BOD, COD, TSS, Nitrat, Amonia, dan pH, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas IPAL dalam mengolah air limbah, serta mengevaluasi kesesuaian hasil pengolahan air limbah oleh IPAL dengan standar baku mutu yang telah ditetapkan sesuai Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013 tentang baku mutu Air Limbah untuk Industri Pengalengan/Pengolahan Ikan dengan IPAL terpusat. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perbandingan outlet IPAL dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013 tentang baku mutu Air Limbah untuk Industri Pengalengan/Pengolahan Ikan dengan IPAL terpusat menunjukkan bahwa masih belum memenuhi standar yang ditetapkan dimana COD 170 mg/l melebihi baku mutu yang ditetapkan yaitu 150 mg/l, TSS 55 mg/l melebihi baku mutu yang ditetapkan yaitu 30 mg/l, dan pH 5,74 kurang dari 6,0 – 9,0 yang ditentukan oleh baku mutu. Namun BOD, Nitrat, dan Amonia sudah memenuhi standar lingkungan dimana BOD dengan hasil 10,89 mg/l, nitrat 18,17 mg/l, dan ammonia 0,61 mg/l. Diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas pengolahan agar outlet IPAL sesuai dengan standar baku mutu COD, TSS, dan pH. Ketidaksesuaian tersebut bisa disebabkan oleh debit air tinggi pada outlet IPAL, mengurangi waktu tinggal pada bak pengolah limbah dan meningkatkan kadar pencemaran. Aliran yang tidak terjun antar bak pengolahan juga dapat mengurangi oksigen dalam air limbah, mempengaruhi proses pengolahan, dan melambatkan penurunan kadar COD, TSS, dan pH.
References
Fajarwati, F. I., & Putri, A. D. (2022). Analisis Parameter Fisika dan Kimia Outlet Ipal komunal Domestik Dusun Sukunan di Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air Limbah (PUSTEKLIM) Yogyakarta. Indonesian Journal of Chemical Research, 6(2), 98–110. https://doi.org/10.20885/ijcr.vol6.iss2.art6
Fitriasari, N. S., Rosalia, A. A., Anzani, L., Lestari, D. A., Widiyanto, K., Arifin, W. A., Tirtana, D., Fawaz, F., & Rahardjo, C. (2020). Website E-Commerce sebagai Media Promosi Penjualan Pengolahan Hasil Laut Kelompok Istri-Istri Nelayan di Karangantu. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(4), 927–934. https://doi.org/10.30653/002.202054.669
Gubernur Jawa Timur. (2013). Perubahan Atas Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri Dan/Atau Kegiatan Usaha Lainnya. Perubahan Atas Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri Dan/Atau Kegiatan Usaha Lainnya, 9(August), 10.
Indrayani, L., & Rahmah, N. (2018). Nilai Parameter Kadar Pencemar Sebagai Penentu Tingkat Efektivitas Tahapan Pengolahan Limbah Cair Industri Batik. Jurnal Rekayasa Proses, 12(1), 41. https://doi.org/10.22146/jrekpros.35754
Islamawati, D., Hanani Darundiati, Y., & Astorina Dewanti, N. (2018). Studi Penurunan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Menggunakan Ferri Klorida (FeCl3) pada Limbah Cair Tapioka di Desa Ngemplak Margoyoso Pati. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(6)(2356–3346), 69–79. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Jiyah, B.Sudarsono, A. S. (2017). Jurnal Geodesi Undip Januari2017. Jurnal Geodesi Undip, 6, 41–47.
Nugraha, Y. W., & Setiyono, S. (2020). Desain Instalasi Pengolahan Air Limbah Industri Pt Natura Perisa Aroma Lampung. Jurnal Air Indonesia, 11(2), 60–78. https://doi.org/10.29122/jai.v11i2.3939.
Rinawati, Hidayat, D., Suprianto, R., & Sari Dewi, P. (2016). PENENTUAN KANDUNGAN ZAT PADAT (TOTAL DISSOLVE SOLID DAN TOTAL SUSPENDED SOLID)DI PERAIRAN TELUK LAMPUNG | wati | Analit: Analytical and Environmental Chemistry. Analytical and Environmental Chemistry, 1(1), 36–46. http://jurnal.fmipa.unila.ac.id/analit/article/view/1236/979
Ristyana, L. (2022). Analisis Kandungan DO, BOD, COD, TS, TDS, TSS dan Analisis Karakteristik Fisikokimia Limbah Cair Industri Tahu di UMKM Daerah Imogiri Barat Yogyakarta Ristyana Listyaningrum. Universitas Ahmad Dahlan, June, 1–22.
Riyanti, A., Kasman, M., & Riwan, M. (2019). Efektivitas Penurunan Chemichal Oxygen Demand (COD) dan pH Limbah Cair Industri Tahu dengan Tumbuhan Melati Air melalui Sistem Sub-Surface Flow Wetland. Jurnal Daur Lingkungan, 2(1), 16. https://doi.org/10.33087/daurling.v2i1.19
Said, N. I., & Syabani, M. R. (2018). Penghilangan Amoniak Di Dalam Air Limbah Domestik Dengan Proses Moving Bed Biofilm Reactor (Mbbr). Jurnal Air Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.29122/jai.v7i1.2399
Saminem, F. (2021). Increasing Teachers’ Ability Using Zoom Meeting Applications in the Distance Learning Process Through Collaborative Assistance in Sd Negeri Bendo Kapanewon Samigaluh Kulon Progo Academic Year 2020/2021. IJCER (International Journal of Chemistry Education Research), 5(2), 78–83. https://doi.org/10.20885/ijcer.vol5.iss2.art5
Setiyono, S., & Yudo, S. (2018). DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT LIMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN DI MUNCAR (Studi Kasus Kawasan Industri Pengolahan Ikan di Muncar – Banyuwangi). Jurnal Air Indonesia, 4(1). https://doi.org/10.29122/jai.v4i1.2396
Supriatna, M. (2020). MODEL pH DAN HUBUNGANNYA DENGAN PARAMETER KUALITAS AIR PADA TAMBAK INTENSIF UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) di BANYUWANGI JAWA TIMUR. JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 4(3), 368–374. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2020.004.03.8
Susanti, A. R., Wardoyo, I. R. E., Ngadino, N., & Rokhmalia, F. (2020). Evaluasi Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Puskesmas. Jurnal Kesehatan, 11(2), 204–214. https://doi.org/10.26630/jk.v11i2.2091